Jurnalis Kompas di Bali berinisial YS menjadi korban fitnah setelah fotonya dicatut dan diedit tanpa izin oleh akun Instagram, sehingga seolah-olah dirinya adalah pelaku dalam kasus pelecehan seksual yang ia liput. Konten tersebut kemudian viral dan memicu perundungan serta komentar rasis, bahkan turut diunggah ulang oleh anggota DPD RI Arya Wedakarna (AWK).
Kejadian ini berdampak serius pada kondisi mental dan pekerjaan YS. Menanggapi hal tersebut, AWK telah menyampaikan klarifikasi dan permintaan maaf, serta menegaskan perlunya perbaikan SOP dalam menyikapi informasi di media sosial, sekaligus mendukung langkah wartawan untuk melaporkan akun penyebar konten ke Dewan Pers.





